Kesehatan

Kenalilah !Apa itu Giant Cell Arteritis

Giant cell arteritis atau arteritis sel raksasa yang kondisi dimana lapisan arteri meradang dan membengkak . karena arteri mengalami penyempitan mengakibatkan persediaan darah ke jaringan di seluruh organ .Giant cell arteritis umunya terjadi oleh wanita yang berusia 50 tahun keatas dan penderitanya pun banyak terjadi  pada wanita daripada laki laki . Bagian tubuh yang beresiko terkena peradangan oleh giant cell arteritis adalah arteri di kedua bgian pelipislah yang paling terpengaruh . Ini juga menjadi arteritis sel raksasa juga seringkali disebut sebagai arteritis temporal . Jangan dianggap sepele lapisan arteri yang meradang dan membengkak ini bisa menyebabkan stroke dan kebutaan jika tidak ditangani dan diobati dengan tepat . Jadi apa penyebab giant cell arteritis ini ? Dilansir dari hellosehat para ahli percaya bahwa giant cell arteritis yaitu kondisi yang terjadi ketika sistem kekebalan tubuh atau imun tidak berfungsi dengan semestinya untuk melawan infeksi pada tubuh. Karena jika sudah infeksi menyerang tubuh dan terkena lapisan pembuluh darah membuat arteri meradang dan bengkak dan mengakibatkan sel darah arteritis . Yang sangat ditakutkan dari penyakit ini adalah kondisi ini dapat diturunkan ke generasi berikutnya . Lalu apa saja gejala dan tanda untuk mengenali apakah kita terkena giant cell arteritis apa tidak ? Dilansir dari hello sehat ada beberapa tanda tanda dan gejalanya yaitu : 

  1. Kulit kepala sensitive dan mudah terluka 
  2. Berat badan turun drastic tanpa sebab yang jelas 
  3. Secara perlahan penglihatan ganda seperti objek terlihat ada dua atau penglihatan menjadi buram 
  4. Terdapat nyeri di rahang atau lidah saat mengunyah dan berbicara 
  5. Terdapat tanda tanda flu misal demam , pusing , otot sakit , sendi kaku , dan kelelahan 
  6. Usia , Mungkin ini termasuk resiko yang bisa membuat terjadinya giant cell arteritis karena penyakit ini paling banyak terjadi pada orang tua yang berumur 70 tahun dan jarang terjadi pada orang dibawah usia 50 tahun .
  7. Rematik  Polimilalgia 

Sumbergambar : healthlinkbc.ca

Hasil gambar untuk giant cell arteritis

Orang yang sakit rematik polimialgia biasanya juga akan mengalami arteristik sel raksasa atau giant cell arteristik sekitar ada 15 persen orang yang mengalami tersebut .

Memang penyakit giant cell arteritis ini sangat langka dan jarang terjadi , tetapi apa salahnya kita mulai menjaga kesehatan kita sendiri . banyak hal hal yang disebabkan giant cell arteritis yang tentunya kita tidak mau mengalaminya , tetapi bagaimana jika kita sudah dinyatakan terkena giant cell arteritis  ? Dilansir dari hellosehat ada beberapa pengobatan yang bisa dilakukan ada dua cara yaitu secara medis dan dirawat dirumah . Memang jika secara medis kita akan ditangani oleh dokter ahlinya langsung dan proses penyembuhan akan lebih cepat dan jelas penyebabnya biasanya dokter akan mendiagnosis terlebih dahulu penderitanya melalui beberapa test seperti : MRI , USG Doppler , positron emission tomography (PET) , tes darah khusus yag mengevaluasi peradangan dan biopsy arteri temporer.itulah langkah langkah yang akan dilakukan dokter jika pengobatan giant cell arteritis secara medis . Kekurangan pengobatan medis mungkin karena biayanya yang tidak sedikit karena pemeriksaan nya tidak mungkin hanya satu kali , harus bolak balik kerumah sakit dan tentu harus melakukan pemeriksaan agar dokter bisa mengontrol . sedsngakn pengobatan dirumah dapat dilakukan seperti Minum obat secara teratur tentunya harus tetap berobat dengan izin dokter walau dilakukan dirumah , Menjaga pola makan yang sehat , rutin berolahraga , menerapkan pola hidup sehat dan tentu saja tetap rutin konsultasi ke dokter , pengobatan dirumah bukan berarti berhenti ke dokter tetapi kita bisa meminimalisir biaya dengan dirumah.

Leave a Reply

Comment
Name*
Mail*
Website*